October 02, 2016

JURNALISTIK: FEATURE

Mengunjungi Floating Market


Bertepatan dengan libur Nasional tanggal 6 dan 7 Mei 2016, saya dan keluarga (adik, mama, papa) berlibur ke Bandung. Cuaca di hari Jum’at waktu itu cerah, sehingga membuat kami semakin bersemangat untuk liburan. Kami berangkat dari bekasi tepat setelah sholat Jum’at, dan kali ini saya yang menyetir mobilnya. Sebenarnya ini bukan pertama kali untuk saya menyetir mobil yang jaraknya lumayan jauh, karena saya pernah menyetir dari Bekasi ke Semarang dan pulangnya pun saya juga yang menyetir. Karena kondisi badan saya lebih fit daripada papa. Jadi, menyetir mobil ke Bandung bukan hal besar. Itu menyenangkan!


Kami sampai pada pukul 14:30 siang, keluar lewat tol Pasteur, dan segera mencari penginapan. Karena sebelumnya kami sempat ingin booking hotel di salah satu aplikasi, namun semua hotel yang kami cari semuanya sudah full karna libur ini. Di daerah Pasteur, kami berkeliling mencari hotel dan akhirnya kami menginap di The Majesty Hotel. Kamar yang tersisa tinggal 1 di lantai 1 yang harganya cukup mahal, tapi karena papa takut susah mencari hotel lagi, papa langsung memesan kamar itu. Kami beristirahat sejenak, sholat, dan membereskan tas. Setelah itu, kami pergi keluar untuk mencari makan dan mengunjungi rumah om saya yang tinggal di Bale Indah. Hujan turun di kota Bandung. Kami berteduh dan sekaligus makan di Richeese Factory yang tepatnya berada di Jalan Martadinata, Bandung. Suasana jalanannya cukup ramai, karena memang cuma untuk 2 mobil saja. Disana kami juga berkunjung ke beberapa toko antik hanya untuk melihat-lihat saja. Setelah itu, kami bergegas untuk kerumah om. Jalanan untuk menuju kesana cukup lama, karena mobil hanya bisa jalan pelan-pelan. Kami sampai pada pukul 19.00. Disana saya dan adik saya bertemu adik sepupu kami yang berusia 5 tahun, yang bernama Siti Azzahra. Kita memanggilnya dedek Zahra. Kami menghabiskan waktu cukup lama disana. Menghabiskan waktu dengan makan malam bersama, mengobrol, dan juga bermain dengan Zahra. Pukul 22:30, kami pun kembali ke hotel karena saya dan keluarga memang sudah berencana untuk pergi ke Floating Market di Lembang, sehingga besok kami harus berangkat pagi-pagi. Setelah sampai di hotel, kami langsung tidur karna hari itu cukup melelahkan.

bermain dengan Zahra

         Hari sabtu ini cerah. Tidak mendung, tidak ada tanda-tanda datangnya hujan. Sepertinya ia tau kalau kami ingin liburan... kami bersiap-siap untuk pergi ke Floating Market. Namun sebelum itu, kami sarapan terlebih dahulu di hotel. Sekitar jam 9:00 kami berangkat ke Floating Market. Jalan utama menuju Lembang sangat padat. Untungnya, kami tau jalan pintas untuk kesana, sehingga kami hanya membutuhkan sekitar 1,5 jam untuk sampai ke Lembang tanpa macet. Sekitar pukul 11:00 kami sampai di Floating Market. Hawanya sejuk sekali. Banyak juga orang yang berkunjung kesana, entah untuk refreshing, belanja, berfoto-foto, atau hanya melihat-lihat saja. Harga tiket masuk untuk 1 orang hanya 15.000 rupiah. Tiket masuk pun bisa ditukarkan dengan hot cappuccino atau hot chocolate. Pas sekali dengan hawa yang dingin. Kami berfoto di pintu masuk. Terdapat tulisan “Floating Market Lembang” dan juga dibentangi dengan danau yang luas.

Floating Market Lembang

bersama mama kesayangan

         Kami berkeliling untuk melihat isi dari Floating Market itu sendiri. Tempatnya sangat luas. Banyak pepohonan dan bunga-bunga. Cocok sekali untuk refreshing karena pemandangannya sangat asri. Belum berapa lama kita disana, hujan turun cukup deras. Beruntung kami menemukan tempat duduk sekaligus tempat berteduh untuk kita berempat. Kami menunggu sekitar 15 menit sampai hujannya reda. Setelah itu kami lanjut berkeliling untuk cari makan siang. Saya dan mama memilih untuk makan bakso. Sedangkan adik dan papa memilih untuk makan ayam dan lalapan. Hujan pun turun lagi, namun sama seperti tadi, hanya sebentar saja. Setelah hujan reda dan perut kenyang, kami pun mencari mushola untuk melaksanakan sholat dzuhur. Setelah sholat, kami pun lanjut berfoto-foto. Sekitar pukul 14:00 kami pulang karena kami ingin pergi belanja di jalan Martadinata dan juga untuk menghindari macet. Tapi tetap saja kami terjebak macet yang cukup lama. Saya sangat benci macet, karna itu membuat saya mengantuk ketika berkendara. Sekitar pukul 17:30 kami sampai di Jalan Martadinata, dan mengunjungi outlet The Secret. Kami membeli beberapa baju dan jaket. Mood saya mendadak jelek karena lelah menyetir dan mengantuk. Setelah berbelanja, kami mampir ke warung bajigur dan makan gorengan. Saya hanya makan sedikit karena sudah sangat lelah.

Hari itu sangat melelahkan. Ketika masuk tol pun sangat macet, sampai saya merengek untuk minta gantian nyetir dengan papa. Akhirnya saya dan papa bergantian, dan saya tertidur pulas sampai kami tiba di rumah.


No comments:

Post a Comment