JURNALISTIK: INVESTIGASI
"Waspada Modus Petugas
PLN"
Maraknya
kejadian perampokan yang terjadi di salah satu perumahan di daerah Bekasi, yang
bermoduskan dengan alih alih sebagai petugas PLN kini mulai meresahkan banyak
warga. Karena menurut beberapa korban, mereka tidak menyadari bahwa mereka
telah di rampok karena pelaku melakukan perampokan dengan menggunakan cara hipnotis
untuk merampok para korbannya.
Salah
satu korbannya adalah ibu Rina, ibu kandung saya sendiri. Hal tersebut terjadi
pada siang hari. Dua lelaki yang mengaku sebagai petugas PLN berdiri di depan
pagar rumah saya dan memanggil-manggil orang rumah. Adik saya yang berada di
ruang tv spontan langsung membuka pintu dan memanggil mama saya yang sedang
berada di lantai atas rumah. Mama saya bergegas turun ke bawah dan menemui
orang tersebut. Dan disini lah kejadian itu berlangsung.
Tanpa
basa basi mama saya mengizinkan dua lelaki tersebut masuk kerumah. Dua lelaki
tersebut seperti sudah ada tugasnya masing-masing. Yang satu memeriksa lantai
atas, dan yang satu memeriksa lantai bawah. Kakak saya yang berada di lantai
atas, dan ikut menemani laki-laki itu memeriksa bagian atas. Adik saya duduk
terpaku sambil menonton diruang TV. Sedangkan mama saya sadar kalau laki-laki
yang berada dibagian bawah itu memasuki kamar utama. Ketika laki-laki itu
menanyakan letak dompet dan handphone, mama saya dengan relanya memberi tahu
letak barang-barang itu. Kejadiannya berlangsung dengan cepat. Kedua orang
tersebut bergegas keluar rumah, mengendarai motor, dan meninggalkan rumah
dengan cepat. Para tetangga melihat kedua lelaki tersebut. “iya kedua orang itu
naik motor cepet banget kayak dikejer-kejer setan”, ujar salah satu tetangga
yang melihat pelaku. Tidak lama setelah kedua petugas PLN itu pergi, mama saya
langsung menyadari kalau beberapa barang berharga sudah dirampok oleh orang
yang mengaku petugas PLN tersebut.
Kejadian
ini tentu sangat merugikan bagi keluarga kami, dan memberikan trauma tersendiri
bagi mama, adik, dan kakak saya. Karna takut kejadian tersebut terulang, pagar
rumah saya selalu di kunci dan jadi lebih berhati-hati bila ada orang tidak
dikenal mengunjungi rumah kami. Dan dari kejadian tersebut, kami dan warga
perumahan menjadi sangat waspada bila ada tamu yang mengaku sebagai petugas PLN
ataupun profesi yang lainnya. Karena kejadian seperti ini bisa terjadi kapan
saja jika kita lalai dan tidak waspada.
No comments:
Post a Comment