October 08, 2016

JURNALISTIK: INVESTIGASI

"Waspada Modus Petugas PLN"


Maraknya kejadian perampokan yang terjadi di salah satu perumahan di daerah Bekasi, yang bermoduskan dengan alih alih sebagai petugas PLN kini mulai meresahkan banyak warga. Karena menurut beberapa korban, mereka tidak menyadari bahwa mereka telah di rampok karena pelaku melakukan perampokan dengan menggunakan cara hipnotis untuk merampok para korbannya.


Salah satu korbannya adalah ibu Rina, ibu kandung saya sendiri. Hal tersebut terjadi pada siang hari. Dua lelaki yang mengaku sebagai petugas PLN berdiri di depan pagar rumah saya dan memanggil-manggil orang rumah. Adik saya yang berada di ruang tv spontan langsung membuka pintu dan memanggil mama saya yang sedang berada di lantai atas rumah. Mama saya bergegas turun ke bawah dan menemui orang tersebut. Dan disini lah kejadian itu berlangsung.

Tanpa basa basi mama saya mengizinkan dua lelaki tersebut masuk kerumah. Dua lelaki tersebut seperti sudah ada tugasnya masing-masing. Yang satu memeriksa lantai atas, dan yang satu memeriksa lantai bawah. Kakak saya yang berada di lantai atas, dan ikut menemani laki-laki itu memeriksa bagian atas. Adik saya duduk terpaku sambil menonton diruang TV. Sedangkan mama saya sadar kalau laki-laki yang berada dibagian bawah itu memasuki kamar utama. Ketika laki-laki itu menanyakan letak dompet dan handphone, mama saya dengan relanya memberi tahu letak barang-barang itu. Kejadiannya berlangsung dengan cepat. Kedua orang tersebut bergegas keluar rumah, mengendarai motor, dan meninggalkan rumah dengan cepat. Para tetangga melihat kedua lelaki tersebut. “iya kedua orang itu naik motor cepet banget kayak dikejer-kejer setan”, ujar salah satu tetangga yang melihat pelaku. Tidak lama setelah kedua petugas PLN itu pergi, mama saya langsung menyadari kalau beberapa barang berharga sudah dirampok oleh orang yang mengaku petugas PLN tersebut.

Kejadian ini tentu sangat merugikan bagi keluarga kami, dan memberikan trauma tersendiri bagi mama, adik, dan kakak saya. Karna takut kejadian tersebut terulang, pagar rumah saya selalu di kunci dan jadi lebih berhati-hati bila ada orang tidak dikenal mengunjungi rumah kami. Dan dari kejadian tersebut, kami dan warga perumahan menjadi sangat waspada bila ada tamu yang mengaku sebagai petugas PLN ataupun profesi yang lainnya. Karena kejadian seperti ini bisa terjadi kapan saja jika kita lalai dan tidak waspada.


No comments:

Post a Comment