Sejarah Pendidikan di Inggris
Selama abad
pertengahan sekolah didirikan untuk mengajarkan tata bahasa latin, sedangkan
magang adalah cara utama untuk memasukkan pekerjaan praktis. Dua universitas
didirikan yaitu Universitas Oxford, diikuti oleh Universitas of Cambridge.
Sebuah sistem direformasi dari "sekolah tata bahasa bebas" didirikan
pada masa pemerintahan Edward VI dari Inggris. Pada abad ke 19 gereja Inggris
bertanggung jawab untuk sebagian besar sekolah sampai pembentukan gratis, pendidikan
wajib menjelang akhir abad itu. University College London didirikan, diikuti
oleh King's College London, dua perguruan tinggi membentuk Universitas London.
Durham Universitas juga didirikan pada awal abad 19. Menjelang akhir abad 19.
Menjelang akhir abad tersebut sebagi "batu merah" universitas
didirikan.
Sistem pedidikan
Sistem pendidikan
Inggris dbagi menjadi beberapa jenjang berdasarkan usia siswa, yaitu :
1. Pendidikan pra-primer (pre-primary edcation),
usia 3-4 tahun.
2. Pendidikan primer (primary education) , usia
4-11 tahun.
3. Pendidikan sekunder (secondary education),
usia 11-16 tahun.
4. Pendidikan lanjutan (further education), usia
16-18 tahun.
5. Pendidikan tinggi (higher educaion), usia di
atas 18 tahun.
Sistem
pendidikan Inggris mengikuti wajib belajar dari pendidikan pra pimer, primer,
dan sekunder sampai usia 16 tahun. Kelulusan dari program ini ditandai dengan
diterimanya GCSE (General Certificate of Secondary Education) (Atdikbudlondon,
2014)
Pendidikan
di Inggris di awasi oleh departemen pendidikan dan departemen bisnis, inovasi
dan keterampilan. Pada tingkat lokal, pemerintah daerah bertanggung jawab untuk
melakanakan kebijakan untuk pendidikan umum dan sekolah negeri.
a) Kalender
Pendidikan
Di
Inggris, setiap kalender pendidikan dimulai tahun pada akhir Sepetember sampai
akhir Juli dengan 2 bulan libur selama musim panas. Satu tahun akademik dibagi
menjadi 2 semester, yaitu : semester 1 dimulai pada bulan september dan
berakhir pada bulan Januari, kemudian semester 2 dimulai pada akhir Januari
sampai akhir mei.
b) Pendidikan
wajib
Pendidikan
wajib di Inggris meliputi sekolah dasar dan sekolah menengah. Sekolah Dasar di
mulai dari usia 5 sampai 11 tahun dalam kurun waktu 6 tahun. Tahun pertama dan
kedua disebut infants dan tahun
ketiga sampai ke enam disebut junior. Pada level dasar ini tidak di adakan
ujian bagi siswa mulai dari kelas satu sampai dengan kelas enam, kecuali ujian
kemapuan yang dilaksanakan ketika anak berusia tujuh tahun. Penekanan ada pada
belajar secara praktikal dibandingan menghapal. Siswa belajar mata pelajaran
inti seperti Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains, juga pelajaran dasar
seperti Sejarah, Geografi, Musik, Seni dan Olahraga.
Sekolah menengah dimulai dari umur 11 sampai 16 tahun dalam
kurun waktu normal 5 tahun. Di setiap jenjang siswa memperdalam pelajaran
mereka pada mata pelajaran inti dan ditambah setidaknya satu pelajaran bahasa
asing. Pada tahun ke 4 barulah mereka mempersiapkan diri untuk mengikuti
ujian-ujian yang disebut dengan Generak Certificate of Secondary Education (GCSE). Setelah
menyelesaikan ujian GCSE, siswa sekolah menengah bisa dapat meninggalkan
sekolah untuk bekerja, mengikuti program training di sekolah kejuruan atau teknik,
atau melanjutkan 2 tahun lagi untuk menyiapkan diri bagi ujian masuk
universitas yang dikenal dengan "A-Levels". Pendidikan lanjutan ini
terdiri dari AS (Advanced Subsidiary) level dan dilanjutan dengan
A-Level/Business and Technologi Education Council (BTEC) / International Baccalaureate
(IB)/ Cambridge Pre-U yang dapat ditempuh dala sekolah yang sama, Sixth From
College atau Further Education College.
Siswa biasanya melanjutkan ke jenjang universitas pada usia
18 tahun lebih, dimana mereka belajar untuk meraih gelar akademik. Ada lebih dari
90 universitas di Inggris, semuanya kecuali satu. Merupakan universitas negeri.
Departemen untuk Bisnis, Inovasi dan Keterampilan adalah departemen pemerintah
yan bertanggung jawab untuk permasalahan pendidikan tinggi di Inggris. Tingkat
pertama yang dittawarkan kepada mahasiswa adalah gelar sarjana, biasanya lama
pendidikannya tiga tahun. Lulusan yang memenuhi syarat kemudian diperbolehkan
mengambil gelas pascasarjana dan master, yag membutuhkan waktu satu tahun,
serta gelar doktor seelama tiga tahun.
Beberapa universitas di Inggris merupakan universitas dengan
peringkat tertinggi di dunia, seperti Universitas Cambridge, Imperial College
London, Universitas Oxford dan Universitas College London adalah beberapa dari
10 universitas dengan peringkat teratas di dunia berdasarkan Peringkat
Universitas Dunia THE-QS. London Schol of Economics digambarkan sebagai salah
satu sekolah bisnis terkemuka untuk bidang pengajaran dan penelitian. Selain
itu, London Business School juga dianggap sebagai salah satu sekolah bisnis
terkemukan dan pada tahun 2010, program MBA-nya menduduki peringkat terbaik di dunia berdasarkan
pemeringkatan yang dirilis oleh Financial Times. Gelar akademik di Inggris
biasanya dibagi menjadi tiga kelas, yaitu :
1. Kelas pertama (I)
2. Kelas kedua atas (II:1) dan Kelas kedua yang
lebih rendah (II:2)
3.
Kelas ketiga (III)
The
King's School, Centerbury dan King's School, Rochester adalah sekolah berbahasa
Inggris tertua di dunia. Banyak sekolah-sekolah di Inggris yang terkemuka, diantaranya
Winchester College, Eton College, St Paul's School, Rugby School dan Harrow
School.
Pendidikan Pilihan
1. A Levels, merupakan lanjutan dari sekolah
menengah atas jika mereka ingin masuk ke bangku universitas. Pendidikan ini
ditempuh selama 2 tahun. Dalam jenjang ini siswa akan belajar 3 smapai 4 subjek
utuk ujian A Levels.
2. Program Sarjana, ditingkat sarjana mahasiswa di Inggris
dapat memilih jurusan yaitu Ars dan
Sciences. Program ini biasanya berlangsng selam tiga tahun , dimana
selama itu siswa dapat menyelesaikan pelajaran dan tutorial di bidang
masing-masing. Mahasisw yang akan lulus biasanya harus mengikuti ujian akhir.
3. Pasca Sarjana dan
Doktoral, pada jenjang
ini dilaksanakan 1 sampai 2 tahun. Gelar yang mereka peroleh adalah Master Art
(MA) atau Master Sciences (Msc) dan
Master in Business Administration (MBA) seetelah mereka menyelesaikan
studinya. Di jenjang ini mahasiswa harus menyelesaikan semua studinya, membuat
tesis dan mengikuti ujian akhir. Mahasiswa pasca sarjana juga dapat meneruskan
program Doktoral atau PhD.
Untuk mahasiswa asing, United Kingdom Council for
International Student Affairs (UKCISA) memberikan informasi yang dibutuhkan
jika ingin belajar di Inggris. Institusi tersebut merupakan institusi nasional
yang memberikan dukungan penuh terhadap penyaluran informasi untk pelajar
asing.
Departemen Pendidikan
Departemen
pendidikan adalah departemen pemerintah yang bertanggung jawab untuk
masalah-masalah yang memengaruhi hajat hidup orang banyak di Inggris sampai
dengan usia 19 tahun, termasuk pendidikan. Sekolah-sekolah negeri dihadiri oleh
sekitar 93% pelajar di Inggris. Dari jumlah tersebut terdapat minoritas
sekolah-sekolah keagamaan, terutama sekolah Katolik dan Gereja Inggris.
Meskipun sebagian besar sekolah menengah di Inggris adalah sekola komprehensif,
di beberapa daerah juga terdapat sekolah grammar yang selektif. Sekitar 7,2%
Pelajar Inggris menghadiri sekolah swasta yang didanai oleh swasta. Standar di
sekolah negeri dipantau oleh Kantor Sandar Pendidikan, sedangkan di sekolah
swasta dipantau oleh Inspektorat Sekolah
Independen.
Hidden Kurikulum
Pada intinya
hidden kurikulum menunjuk kepada apa saja yang ada hubungan dengan proses
pembelajaran serta mempengaruhi pelaksanaan kurikulum dan pendidikan. Jadi
kurikulum yang tidak tertulis, tidak dipelajari, tidak direncanakan secara
terprogram tapi keberadaannya berpengaruh pada perubahan tingkah laku peserta
didik. Contoh yang relevan seperti ideologi, nilai budaya, keyakinan yang
mempengaruhi sekolah dalam menetapkan pengetahuan yang mana yang perlu
diwariskan pada generasi mendatang.
Source: http://wartasejarah.blogspot.co.id/2016/06/sejarah-pendidikan-di-negara-inggris.html
No comments:
Post a Comment