November 21, 2017

Review Film The Help (2011)



THE HELP 
From Minny’s Perspective
And Moral Value





Review

Pada awal 1960-an, perbedaan warna kulit di Amerika masih sangat marak. Perbedaan antara kulit putih dan kulit hitam ini sangat menyedihkan dan merugikan bagi kaum kulit hitam yang berada di kota Jackson, salah satu kota di Amerika. Film ini menceritakan tentang bagaimana kaum kulit hitam menjalani hidup yang keras karna adanya diskriminasi ras kulit hitam pada era itu. Mulai dengan tempat tinggal yang harus dipisahkan dengan kaum kulit putih. Para perempuan dan laki-laki dengan ras kulit hitam pun seperti sudah dilahirkan untuk menjadi pelayan, dan bekerja untuk ras kulit putih. Bahkan, beberapa dari kaum kulit putih pun menganggap jika ras kulit hitam mempunyai suatu jenis penyakit yang menular jika bersentuhan dengan mereka.
Euginia Skeeter adalah seorang penulis dan juga seorang wartawan dari sebuah kantor surat kabar. Dia adalah seorang wanita cerdas, lulusan dari salah satu  Universitas ternama, dan juga wanita yang sangat rendah hati, dan memiliki pandangan jika sesama manusia harus mendapatkan keadilan, dan tidak hanya dibatasi oleh warna kulit.
Pada saat itu tidak ada satupun pembantu berkulit hitam yang berani membuka suaranya dan isi hatinya terhadap majikan-majikannya yang berkulit putih hanya karena mereka takut akan mimpi buruk kehilangan pekerjaan yang telah menjadi sumber penghasilannya. Skeeter berniat untuk membuat sebuah buku yang berisikan tentang pengalaman para pelayan kulit hitam terhadap perbedaan ras warna kulit ini. Skeeter berhasil mengambil hati Aibileen seorang pembantu berkulit hitam dari rumah Ny. Elizabeth yang juga seorang teman dekat nya Skeeter untuk menjadi salah satu narasumber untuk bukunya.
Awalnya hanya Aibileen yang menjadi narasumber, namun sahabatnya Minny bersedia untuk menjadi narasumber karna dia sudah lelah dengan kehidupan di lingkungannya yang tidak adil itu. Dengan banyaknya kejadian sewenang-wenangnya yang dilakukan ras kulit putih terhadap ras kulit hitam di kota Jackson, para pelayan bersedia untuk menjadi narasumber untuk buku karangan Skeeter, dan menceritakan semua pengalaman pahit manis mereka ketika bekerja dan tinggal bersama ras kulit putih.
Buku karangan Skeeter pun diterbitkan, dan banyak mendapatkan respon positif dan para pembacanya. Walaupun beberapa dari mereka tidak suka dengan buku itu karna mendapati cerita mereka di dalam buku tersebut. Dengan terbitnya buku itu, menambahkan semangat besar bagi para pelayan kaum kulit hitam dan membuat mereka menjadi berani satu langkah ke depan untuk menjadikan kehidupan mereka ke kehidupan lebih baik.


Minny’s Perspective

            Minny adalah perempuan yang sangat berani. Dia mengerti bagaimana caranya memperlakukan kaum kulit putih agar dia tetap bisa diperlakukan adil. Hanya saja karna ras kulit hitam disana sangat tidak disukai dan tidak pernah dibela, membuat Minny tidak berdaya dengan segala cara yang dia lakukan untuk kehidupannya yang lebih baik.
            Minny sempat putus asa ketika dia dipecat dari majikannya yang sangat tidak menghargainnya, namun itu tidak membuat Minny putus asa dan dia tetap berusaha untuk menjalani kehidupannya agar bisa tetap hidup untuk menghidupi anak-anaknya. Lalu Minny menemukan Miss Celia, seorang wanita kaya raya yang sangat baik hati, dan memintanya untuk bekerja untuknya. Miss Celia sangat memperlakukan Minny dengan baik, dia tidak pernah berlaku kejam kepada Minny dan tidak pernah memperlakukannya seperti para majikan yang memperlakukan pelayannya dengan hanya melihat warna kulit. Miss Celia beruntung bertemu dengan Minny karena Minny banyak membantu Miss Celia pada banyak hal, dan Minny juga sangat beruntung mempunyai majikan yang sangat baik kepadanya.
            Minny sempat melakukan pembalasan dendam pada majikan sebelumnya dengan memberikan pie kesukaan majikannya yang berisikan kotorannya. Mungkin tidak pernah ada pelayan yang pernah melakukan ini, namun Minny melakukan itu karna dia sudah dibatas kesabarannya, dan dia tidak bisa menerima lagi setiap perlakuan buruk dari kaum kulit putih. Dan ini adalah hal yang normal bila Minny ingin melakukan pembalasan, karna majikannya benar-benar kejam.


Moral Value yang dapat diambil dari Minny:

Melakukan suatu hal yang membutuhkan keberanian adalah hal yang sulit, namun jika kita tidak bisa mengumpulkan keberanian itu, kita akan terus terpojokkan dengan hal-hal negatif disekitar kita yang dapat menjatuhkan harapan dan menjadikan kita orang yang lemah. Kehidupan memang terasa tidak adil jika kita tetap pasrah menerima apa yang kehidupan berikan untuk kita. Namun jika kita tetap yakin dan berusaha, kita bisa memilih apa saja yang kita inginkan. Kehidupan akan memberikan segala sesuatu yang sudah kita usahakan. 
            

No comments:

Post a Comment